Patah Hati, Siswi Terjun ke Bengawan Solo

Bojonegoro - Sukenti (14) akhirnya ditemukan. Jenazah siswi SMP yang terjun ke Bengawan Solo karena patah hati diputus sang kekasih dari jembatan ditemukan di Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur.

Lokasi penemuan jenazah gadis asal Desa Brabuhan, Kecamatan Ngasem ini berjarak sekitar 10 kilometer dari lokasi bunuh diri yang dilakukan dengan cara melompat dari jembatan di Desa Desa Mlaten.

"Pertamakali yang menemukan adalah warga. Selanjutnya dilaporkan ke Tim SAR," kata Kasiyanto, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro.

Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju ke lokasi penemuan. Jenazah yang masih tergeletak di pinggir sungai itupun kemudian dilarikan ke Puskesmas Kalitidu untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah itu, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga.

Dengan diketemukannya jenazah Sukenti, Tim SAR kembali melanjutkan pencarian terhadap satu korban lainnya yang belum ditemukan, takni Sutekno (17) yang juga ikut mencebur ke sungai untuk menyelematkan Sukenti yang terjun ke sungai lebih dulu.

"Tadi malam, pencarian kita hentikan karena terkendala cuaca dan kondisi penerangan. Tapi, sejak pagi ini pencarian sudah kita lanjutkan lagi," sambung Kasiyanto.

Seperti diberitakan Sukenti nekat terjun ke Bengawan Solo karena patah hati. Dia kecewa berat setelah sang kekasih, Parjo memutuskan jalinan asmaranya. Dugaan tersebut diperkuat surat yang ditulis Sukenti.

Tiga lembar kertas surat warna hijau yang ditemukan tertempel di dinding kamar rumah korban tersebut tertulis, "Aku loro ati gara-gara Parjo, aku mati gara-gara diputus Parjo, Aku mati gara-gara Parjo cah Kaliglonggong".

Source : http://surabaya.detik.com/read/2011/04/12/101042/1614180/475/patah-hati-terjun-ke-bengawan-solo-jenazah-sukenti-ditemukan